Langsung ke konten utama

MODUL AJAR / RPP desain grafis - bab 2

 

MODUL AJAR / RPP

KURIKULUM MERDEKA PENDEKATAN DEEP LEARNING

SMK MUHAMMADIYAH 5 KARANGGEDE


BAGIAN 1: INFORMASI UMUM

1. Identitas Modul

Komponen

Deskripsi

Penyusun

Heri Purwanto

Institusi

SMK Muhammadiyah 5 Karanggede

Tahun Ajaran

2026/2027 — Semester Ganjil

Jenjang

SMK/MAK

Kelas

11

Fase

Fase E-F

Mata Pelajaran

MAPEL PILIHAN

Topik/Materi Utama

Tipografi & Layout — Anatomi huruf, klasifikasi font, hierarki visual, grid system, komposisi halaman

Alokasi Waktu

3 x 45 menit (3 JP)

2. Kompetensi Awal

Peserta didik diharapkan telah memiliki pengetahuan dan keterampilan prasyarat berikut:

·         Mampu mengoperasikan komputer/laptop pada tingkat dasar (menyalakan, membuka aplikasi).

·         Memahami konsep dasar desain grafis (pengertian desain, elemen visual dasar).

·         Pernah menggunakan aplikasi pengolah kata atau desain sederhana (misal: Microsoft Word, Canva, atau CorelDRAW tingkat dasar).

·         Mampu membedakan bentuk visual dasar (lingkaran, persegi, segitiga) dan pengaruhnya terhadap kesan visual.

3. Dimensi Profil Lulusan (Permendikdasmen No. 10 Tahun 2025)

Berdasarkan Permendikdasmen No. 10 Tahun 2025 tentang Standar Profil Lulusan, pembelajaran ini mengintegrasikan 3 dimensi berikut:

Dimensi

Implementasi dalam Pembelajaran

Kreativitas

Peserta didik merancang dan mengembangkan solusi desain tipografi dan layout yang orisinal untuk media cetak, menghasilkan produk yang estetis dan fungsional sesuai konteks industri kreatif.

Penalaran Kritis

Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi efektivitas hierarki visual, pemilihan font, serta komposisi layout pada berbagai contoh media cetak, kemudian memberikan justifikasi desain secara logis.

Kolaborasi

Peserta didik bekerja dalam tim untuk membagi tugas perancangan layout, saling memberikan masukan konstruktif, dan menyelesaikan proyek desain bersama dengan menerapkan prinsip keselamatan kerja (ergonomi penggunaan komputer).

Catatan: Istilah Profil Pelajar Pancasila telah digantikan dengan Profil Lulusan sesuai regulasi terbaru. Integrasi dengan dunia kerja ditekankan melalui simulasi proses produksi desain di percetakan/industri kreatif serta penerapan ergonomi dan keselamatan kerja.

4. Sarana dan Prasarana

Jenis

Spesifikasi / Daftar

Alat

Komputer/laptop (minimal 1 unit per 2 siswa), proyektor/LCD, papan tulis/spidol, koneksi internet

Bahan

Kertas HVS A4 (untuk sketsa manual), pensil, penggaris, spidol warna, contoh majalah/koran/brosur cetak

Media

Slide presentasi (Canva/PowerPoint), video tutorial tipografi (YouTube), aplikasi desain (Canva, CorelDRAW, atau Adobe Illustrator — sesuai ketersediaan)

Sumber Belajar

Buku teks desain grafis, modul digital, artikel daring tentang tipografi, platform desain online

5. Target Peserta Didik

·         Karakteristik: Peserta didik kelas 11 SMK dengan rentang usia 16-17 tahun, memiliki minat beragam terhadap seni visual dan teknologi, serta tingkat pemahaman teknologi yang bervariasi.

·         Kebutuhan Diferensiasi:

o    Diferensiasi Konten: Menyediakan materi dalam berbagai format (video, infografis, teks) untuk mengakomodasi gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik.

o    Diferensiasi Proses: Memberikan opsi tingkat kesulitan tugas (dasar, menengah, mahir) dan pendampingan individual/kelompok kecil bagi yang membutuhkan.

o    Diferensiasi Produk: Mengizinkan peserta didik memilih bentuk proyek akhir (poster, brosur, infografis digital) sesuai minat dan kemampuan teknis.


BAGIAN 2: KOMPONEN INTI

6. Capaian Pembelajaran (CP)

Berdasarkan Keputusan Kepala BSKAP Nomor 020/H/KR/2026 tentang Capaian Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka (CP terbaru 2026), Capaian Pembelajaran untuk mata pelajaran ini pada Fase E-F adalah:

Pada akhir fase E-F, peserta didik mampu menguasai teknik tipografi dan tata letak (layout) untuk media cetak, meliputi pemahaman anatomi huruf, klasifikasi font, penerapan hierarki visual, penggunaan grid system, serta komposisi halaman yang efektif dan estetis sesuai dengan kaidah desain grafis profesional dan prinsip keselamatan kerja.

7. Tujuan Pembelajaran (TP)

Rumusan Tujuan Pembelajaran menggunakan format ABCD (Audience, Behavior, Condition, Degree):

No

Tujuan Pembelajaran (TP)

TP 1

Setelah mengamati contoh tipografi dan berdiskusi kelompok, peserta didik mampu mengidentifikasi minimal 5 bagian anatomi huruf (ascender, descender, stem, bowl, counter) pada 3 jenis font berbeda dengan ketepatan 90%.

TP 2

Melalui eksplorasi mandiri dan simulasi desain, peserta didik mampu mengklasifikasikan minimal 4 jenis font (Serif, Sans Serif, Script, Display) beserta karakteristik dan fungsinya dalam konteks desain media cetak secara tepat dan logis.

TP 3

Dengan menggunakan aplikasi desain grafis, peserta didik mampu merancang sebuah layout halaman brosur/poster yang menerapkan prinsip hierarki visual, grid system, dan komposisi halaman yang harmonis dengan kriteria estetika dan fungsional yang baik (dinilai menggunakan rubrik).

8. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Tahap

Kegiatan

TP Terkait

Pengenalan Konsep

Mengenal anatomi huruf dan klasifikasi font melalui observasi dan diskusi

TP 1

Eksplorasi & Analisis

Menganalisis contoh layout cetak untuk mengidentifikasi hierarki visual, grid, dan komposisi

TP 2

Penerapan & Kreasi

Merancang layout media cetak (brosur/poster) menggunakan aplikasi desain dengan prinsip tipografi dan layout yang benar

TP 3

Refleksi & Presentasi

Menyajikan hasil karya, memberikan umpan balik, dan merefleksikan proses desain

TP 1, TP 2, TP 3

9. Pemahaman Bermakna

Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik dapat memahami bahwa:

·         Tipografi bukan sekadar memilih huruf yang indah, melainkan alat komunikasi visual yang kuat untuk menyampaikan pesan, membangun suasana, dan memandu pembaca.

·         Layout yang baik adalah hasil dari perencanaan sistematis menggunakan grid dan hierarki visual, bukan sekadar penempatan elemen secara acak.

·         Kemampuan merancang tipografi dan layout adalah kompetensi inti di dunia industri kreatif (percetakan, periklanan, publikasi) yang membuka peluang karir profesional.

10. Pertanyaan Pemantik

1.      Mengapa sebuah poster atau brosur yang menggunakan banyak jenis huruf justru terlihat tidak profesional dan sulit dibaca? Bagaimana seharusnya pemilihan font yang tepat?

2.      Pernahkah kamu melihat tata letak majalah atau koran yang rapi dan mudah diikuti? Menurutmu, apa "rahasia" di balik kerapian dan keteraturan halaman tersebut?

3.      Jika kamu diminta membuat pamflet untuk acara pensi sekolah, bagaimana cara kamu memastikan informasi utama (nama acara, tanggal, tempat) langsung terlihat dan menarik perhatian?


BAGIAN 3: KEGIATAN PEMBELAJARAN

11. Pendahuluan (±15% = 20 menit)

Tahap

Aktivitas Guru

Aktivitas Peserta Didik

Waktu

Salam, Doa, Presensi

Membuka pelajaran dengan salam, menunjuk ketua kelas memimpin doa, melakukan presensi

Menjawab salam, berdoa, merespon presensi

3 menit

Apersepsi

Menunjukkan contoh desain poster yang buruk (font campur aduk, layout semrawut) dan poster yang baik. Bertanya: "Apa perbedaan utama dari kedua poster ini? Mana yang lebih mudah dibaca dan mengapa?"

Mengamati contoh, merespon pertanyaan dengan pendapat awal

7 menit

Motivasi

Menjelaskan bahwa tipografi dan layout adalah "nyawa" dari desain cetak — profesi desainer grafis, layout artist, dan production artist sangat membutuhkan penguasaan ini. Menyebutkan peluang kerja di percetakan, penerbitan, dan biro iklan.

Mendengarkan, mencatat poin penting

5 menit

Penyampaian Tujuan

Menyampaikan Tujuan Pembelajaran (TP 1, TP 2, TP 3) dan gambaran proyek akhir (merancang brosur/poster)

Mencatat tujuan, mengajukan pertanyaan klarifikasi

5 menit

12. Kegiatan Inti (±70% = 95 menit) — Sintaks Project Based Learning (PjBL)

Fase PjBL

Aktivitas Guru

Aktivitas Peserta Didik

Waktu

1. Penentuan Pertanyaan Mendasar

Memantik dengan pertanyaan: "Bagaimana cara merancang brosur promosi yang efektif untuk acara sekolah menggunakan prinsip tipografi dan layout yang profesional?" Menjelaskan proyek: membuat layout brosur/poster A4.

Mendengarkan, mencatat, mengajukan pertanyaan tentang proyek

10 menit

2. Mendesain Perencanaan Proyek

Membagi peserta didik ke dalam kelompok (3-4 orang). Membimbing setiap kelompok menentukan tema proyek (misal: promosi bazar sekolah, acara pentas seni, kampanye literasi). Menyediakan panduan langkah kerja dan timeline.

Berdiskusi dalam kelompok, menentukan tema, membagi tugas (konseptor, desainer, editor), menyusun rencana kerja

15 menit

3. Menyusun Jadwal

Membantu kelompok membuat jadwal kegiatan: riset (15 menit), sketsa manual (20 menit), desain digital (30 menit), finalisasi & presentasi (20 menit).

Membuat jadwal kerja kelompok, mencatat deadline setiap tahap

5 menit

4. Memonitor Keaktifan & Perkembangan Proyek

Tahap 1: Eksplorasi Konsep (TP 1 & TP 2) — Menjelaskan materi anatomi huruf dan klasifikasi font menggunakan slide dan contoh nyata. Memfasilitasi diskusi kelompok untuk mengidentifikasi anatomi dan mengklasifikasikan font pada contoh yang diberikan. Strategi Diferensiasi: Memberikan lembar kerja berbeda tingkat kesulitan (identifikasi dasar vs analisis fungsi).

Mengamati penjelasan, berdiskusi kelompok, mengisi lembar kerja identifikasi anatomi dan klasifikasi font. Menggunakan aplikasi desain untuk mengeksplorasi berbagai jenis font.

25 menit

Tahap 2: Penerapan Layout (TP 3) — Menjelaskan hierarki visual, grid system, dan komposisi halaman dengan contoh konkret. Membimbing kelompok membuat sketsa layout manual di kertas, menerapkan grid 2-3 kolom. Strategi Diferensiasi: Menyediakan template grid siap pakai bagi yang kesulitan menggambar manual.

Membuat sketsa layout manual di kertas, menentukan hierarki visual (judul, subjudul, body text, gambar), menerapkan grid. Berkonsultasi dengan guru.

20 menit

Tahap 3: Produksi Digital — Membimbing peserta didik mewujudkan sketsa ke dalam aplikasi desain (Canva/CorelDRAW). Memastikan pemilihan font sesuai klasifikasi, penerapan grid, dan hierarki visual.

Mendesain layout brosur/poster di aplikasi desain berdasarkan sketsa. Memilih font, mengatur ukuran, warna, dan spasi. Menyusun elemen visual sesuai grid.

20 menit

5. Menguji Hasil

Memfasilitasi setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil desainnya di depan kelas. Memberikan umpan balik formatif dan mengajak kelompok lain memberikan masukan konstruktif.

Mempresentasikan hasil desain, menjelaskan alasan pemilihan font, grid, dan hierarki visual. Memberikan dan menerima umpan balik.

10 menit

6. Evaluasi Pengalaman

Membimbing refleksi kelompok: "Apa tantangan terbesar dalam merancang layout? Bagaimana cara kalian mengatasinya? Apa yang akan kalian tingkatkan?"

Berdiskusi dalam kelompok, menuliskan refleksi, menyampaikan kesimpulan pembelajaran

5 menit

13. Penutup (±15% = 20 menit)

Tahap

Aktivitas Guru

Aktivitas Peserta Didik

Waktu

Refleksi

Memandu refleksi individu: "Sebutkan satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang tipografi!" dan "Apa kesalahan desain yang paling umum menurutmu?"

Menuliskan refleksi di buku catatan, beberapa peserta didik membacakan secara sukarela

7 menit

Asesmen Formatif

Memberikan kuis singkat lisan/tertulis (3 soal) tentang anatomi huruf dan klasifikasi font.

Menjawab pertanyaan asesmen formatif

5 menit

Tindak Lanjut

Menyampaikan rencana pertemuan berikutnya: finalisasi proyek dan presentasi akhir. Memberikan tugas individu: mencari 1 contoh layout cetak (foto majalah/koran/brosur) dan menganalisis elemen tipografi & layout yang digunakan.

Mencatat tugas tindak lanjut, mengajukan pertanyaan

5 menit

Doa & Salam

Menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Berdoa, menjawab salam

3 menit


BAGIAN 4: ASESMEN

14. Asesmen Diagnostik (Awal Pembelajaran)

Berikan 2-3 pertanyaan berikut sebelum memulai materi untuk mengukur kesiapan peserta didik:

1.      Pertanyaan Tertulis:

o    Sebutkan 3 jenis huruf (font) yang kamu ketahui dan jelaskan kapan biasanya font tersebut digunakan!

o    Apa yang dimaksud dengan "tata letak" (layout) dalam sebuah halaman? Sebutkan 2 elemen utama yang harus ada dalam sebuah layout!

2.      Pertanyaan Praktik Singkat:

o    Ambil pensil dan kertas. Buatlah sketsa sederhana tata letak halaman depan sebuah majalah remaja. Tunjukkan di mana judul, gambar, dan teks akan ditempatkan!

15. Asesmen Formatif (Selama Proses)

Aspek yang Dinilai

Teknik

Instrumen

Waktu

Pemahaman Konsep (TP 1 & TP 2)

Observasi diskusi & tanya jawab

Lembar ceklis partisipasi dan ketepatan jawaban

Selama kegiatan inti

Keterampilan Proses (TP 3)

Penilaian proses desain (sketsa manual & digital)

Rubrik observasi: kerapian sketsa, penerapan grid, pemilihan font

Tahap pembuatan sketsa & desain digital

Kolaborasi

Observasi kerja kelompok

Lembar catatan anekdot: kontribusi anggota, kemampuan mendengarkan, saling membantu

Selama kerja kelompok

16. Asesmen Sumatif (Akhir Pembelajaran)

Instrumen: Produk akhir berupa layout brosur/poster A4 (cetak atau digital) yang dirancang secara berkelompok.

Rubrik Penilaian Produk Layout Brosur/Poster

Kriteria

Skor 4 (Sangat Baik)

Skor 3 (Baik)

Skor 2 (Cukup)

Skor 1 (Kurang)

Anatomi & Klasifikasi Font (TP 1 & TP 2)

Memilih font sesuai klasifikasi (Serif/Sans Serif/Display) dengan tepat, ukuran dan spasi konsisten, anatomi huruf terbaca jelas.

Memilih font cukup sesuai klasifikasi, sebagian besar ukuran dan spasi konsisten.

Pemilihan font kurang sesuai klasifikasi, ukuran dan spasi tidak konsisten.

Tidak mempertimbangkan klasifikasi font, ukuran dan spasi acak.

Hierarki Visual (TP 3)

Hierarki visual sangat jelas (judul > subjudul > body text), ukuran dan bobot font membedakan tingkatan informasi secara efektif.

Hierarki visual cukup jelas, perbedaan ukuran font ada meski kurang kontras.

Hierarki visual kurang jelas, sulit membedakan informasi utama dan sekunder.

Tidak ada hierarki visual, semua teks tampak sama pentingnya.

Grid System & Komposisi (TP 3)

Menerapkan grid 2-3 kolom secara konsisten, margin dan gutter rapi, komposisi seimbang dan harmonis.

Menerapkan grid dengan cukup konsisten, sebagian margin rapi.

Penerapan grid tidak konsisten, margin tidak rapi, komposisi terasa timpang.

Tidak menggunakan grid, komposisi acak dan tidak seimbang.

Kreativitas & Estetika

Desain sangat menarik, orisinal, pemilihan warna dan elemen visual mendukung pesan, proporsi elemen tepat.

Desain cukup menarik, beberapa elemen visual mendukung pesan.

Desain kurang menarik, elemen visual tidak mendukung pesan.

Desain tidak menarik, tidak ada pertimbangan estetika.

Kolaborasi

Semua anggota berkontribusi aktif, pembagian tugas jelas, saling mendukung.

Sebagian besar anggota berkontribusi, ada pembagian tugas.

Hanya 1-2 anggota yang aktif, pembagian tugas tidak jelas.

Tidak ada kolaborasi, dikerjakan individu.

Nilai Akhir = (Total Skor / Skor Maksimal) x 100


BAGIAN 5: LAMPIRAN

17. Pengayaan dan Remedial

Pengayaan (Untuk peserta didik yang telah mencapai ketuntasan lebih awal)

·         Kegiatan: Merancang layout majalah multi-halaman (2-4 halaman) dengan tema bebas, menerapkan grid yang lebih kompleks (grid modular), dan menggunakan kombinasi font yang lebih variatif (maksimal 3 jenis font).

·         Tantangan: Menambahkan elemen tipografi eksperimental (seperti drop cap, pull quote, atau initial cap) dan menganalisis dampaknya terhadap hierarki visual.

·         Sumber: Tutorial desain layout majalah di YouTube, buku "Thinking with Type" oleh Ellen Lupton.

Remedial (Untuk peserta didik yang belum mencapai ketuntasan)

·         Kegiatan: Bimbingan khusus secara individu/kelompok kecil untuk mengulang konsep dasar anatomi huruf dan klasifikasi font. Peserta didik mengerjakan lembar kerja identifikasi yang disederhanakan.

·         Tugas Perbaikan: Membuat ulang layout brosur/poster dengan panduan langkah demi langkah yang lebih terstruktur (template grid disediakan, pilihan font dibatasi 2 jenis).

·         Waktu: Dilakukan di luar jam pelajaran (misal: jam istirahat atau setelah pulang sekolah) selama 30 menit per sesi.

18. Refleksi Guru

Gunakan pertanyaan-pertanyaan berikut untuk merefleksikan proses pembelajaran setelah mengajar:

1.      Ketercapaian Tujuan:

o    Apakah seluruh Tujuan Pembelajaran (TP 1, TP 2, TP 3) tercapai oleh minimal 80% peserta didik? Indikator apa yang menunjukkan hal tersebut?

o    Bagian mana dari materi yang paling sulit dipahami peserta didik? Mengapa?

2.      Efektivitas Metode:

o    Apakah sintaks Project Based Learning (PjBL) berjalan sesuai rencana? Fase mana yang membutuhkan penyesuaian waktu atau pendampingan lebih?

o    Apakah strategi diferensiasi (konten, proses, produk) sudah cukup mengakomodasi kebutuhan peserta didik yang beragam?

3.      Keterlibatan Peserta Didik:

o    Seberapa aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan proses desain?

o    Apakah ada peserta didik yang terlihat pasif atau kesulitan? Bagaimana cara saya menanganinya?

4.      Pengelolaan Kelas:

o    Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap sudah tepat?

o    Apakah sarana dan prasarana (komputer, aplikasi, koneksi internet) mendukung kelancaran pembelajaran?

5.      Tindak Lanjut:

o    Apa yang perlu saya perbaiki pada pertemuan selanjutnya?

o    Apakah saya perlu memberikan pengayaan atau remedial untuk topik ini?

19. Lembar Kerja / Bahan Ajar (Contoh Ringkas)

Lembar Kerja 1: Identifikasi Anatomi Huruf & Klasifikasi Font

Petunjuk: Amati tiga jenis font berikut (A: Times New Roman, B: Arial, C: Brush Script MT). Kemudian:

1.      Gambarkan sketsa sederhana huruf kapital "A" dan huruf kecil "g" dari masing-masing font.

2.      Beri tanda dan sebutkan minimal 3 bagian anatomi yang terlihat (misal: ascender, descender, stem, bowl, counter, serif).

3.      Klasifikasikan masing-masing font ke dalam kategori: Serif, Sans Serif, Script, atau Display.

Font

Sketsa Huruf "A" & "g"

Bagian Anatomi yang Terlihat

Klasifikasi Font

Times New Roman

(Gambar sketsa)

1. ... 2. ... 3. ...

...

Arial

(Gambar sketsa)

1. ... 2. ... 3. ...

...

Brush Script MT

(Gambar sketsa)

1. ... 2. ... 3. ...

...

Bahan Ajar Ringkas: Prinsip Layout

A. Hierarki Visual Urutan pandang mata pembaca terhadap elemen halaman. Dibentuk melalui:

·         Ukuran: Judul lebih besar dari subjudul, subjudul lebih besar dari body text.

·         Bobot (Weight): Font tebal (bold) untuk judul, regular untuk body text.

·         Warna: Warna kontras (misal: merah/hitam) untuk elemen terpenting.

·         Posisi: Elemen penting ditempatkan di bagian atas atau kiri halaman.

B. Grid System Kerangka kerja tersembunyi yang membagi halaman menjadi kolom dan baris untuk menata elemen secara rapi.

·         Grid 1 Kolom: Untuk teks panjang (buku, novel).

·         Grid 2-3 Kolom: Untuk majalah, brosur, koran (fleksibel).

·         Grid Modular: Kombinasi kolom dan baris (untuk layout kompleks).

C. Komposisi Halaman Prinsip penataan elemen visual agar harmonis:

·         Keseimbangan (Balance): Simetris (formal) atau asimetris (dinamis).

·         Kesatuan (Unity): Elemen saling terhubung secara visual (warna, font, jarak).

·         Ruang Kosong (White Space): Area tanpa elemen — penting untuk "nafas" desain, jangan takut menggunakannya.

20. Glosarium

Istilah

Definisi

Anatomi Huruf

Bagian-bagian struktur fisik dari sebuah karakter huruf, seperti ascender, descender, stem, bowl, counter, serif, dan lain-lain.

Ascender

Bagian dari huruf kecil yang menjulang ke atas di atas tinggi huruf x (x-height), misalnya pada huruf b, d, f, h, k, l.

Descender

Bagian dari huruf kecil yang memanjang ke bawah di bawah garis dasar (baseline), misalnya pada huruf g, j, p, q, y.

Font

Kumpulan karakter (huruf, angka, simbol) dengan gaya dan ukuran tertentu. Sering digunakan secara bergantian dengan "typeface".

Grid System

Sistem kerangka kerja berupa garis-garis vertikal dan horizontal yang membagi halaman menjadi kolom dan baris untuk menata elemen desain secara terstruktur.

Hierarki Visual

Urutan atau tingkatan kepentingan elemen visual dalam sebuah desain, yang memandu mata pembaca dari informasi paling penting ke yang kurang penting.

Layout

Tata letak atau susunan elemen-elemen visual (teks, gambar, grafik) pada sebuah halaman atau media cetak/digital.

Serif

Kaki atau dekorasi kecil di ujung garis huruf pada jenis font tertentu (contoh: Times New Roman, Garamond).

Sans Serif

Jenis font yang tidak memiliki kaki/serif (contoh: Arial, Helvetica, Calibri).

White Space (Ruang Kosong)

Area dalam desain yang tidak diisi oleh elemen visual apapun, berfungsi untuk memberikan "nafas" dan meningkatkan keterbacaan.

21. Daftar Pustaka

1.      Lupton, Ellen. (2014). Thinking with Type: A Critical Guide for Designers, Writers, Editors, & Students (2nd Revised Edition). Princeton Architectural Press.

2.      Rustan, Surianto. (2020). Layout, Dasar & Penerapannya. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

3.      Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Nomor 020/H/KR/2026 tentang Capaian Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka.

4.      Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 10 Tahun 2025 tentang Standar Profil Lulusan.

5.      Ambrose, Gavin & Harris, Paul. (2019). The Fundamentals of Typography (3rd Edition). Bloomsbury Visual Arts.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERKOMPUTASI DAN BERPIKIR KOMPUTASIONAL - bab 1

  LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERKOMPUTASI DAN BERPIKIR KOMPUTASIONAL Identitas Judul LKPD Berkomputasi dan Berpikir Komputasional Mapel Informatika Kelas/Semester X / Ganjil Fase E-F Nama Siswa No. Absen Tanggal Kompetensi & Tujuan Pembelajaran Capaian Pembelajaran (CP) Pada akhir fase E-F, peserta didik mampu menerapkan strategi algoritmik standar untuk mengembangkan solusi permasalahan dengan menerapkan prinsip-prinsip berpikir komputasional (dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma) yang dilandasi nilai cinta pada kebenaran dan ketelitian. Tujuan Pembelajaran (Format ABCD) Audience Behavior Condition Degree Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menerapkan dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi...

Program Tahunan (Prota) - Informatika SMK

  Program Tahunan (Prota) Identitas Komponen Detail Mata Pelajaran Informatika Jenjang SMK/MAK Kelas 10 Fase Fase E-F Tahun Ajaran 2026/2027 Semester Ganjil dan Genap Nama Guru HERI PURWANTO Sekolah SMK MUHAMMADIYAH 5 KARANGGEDE Capaian Pembelajaran (CP) Informatika Fase E-F Pada akhir Fase E-F, peserta didik mampu: 1.       Berkomputasi dan Berpikir Komputasional — Menerapkan strategi algoritmik standar untuk mengembangkan solusi permasalahan dengan menerapkan prinsip-prinsip berpikir komputasional (dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma) yang dilandasi nilai cinta pada kebenaran dan ketelitian. 2.       Teknologi Informasi dan Komunikasi — Memahami dan menggunakan perangkat keras, perangkat lunak, serta ja...

MODUL AJAR INFORMATIKA ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN - bab 6

  MODUL AJAR INFORMATIKA ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN Bagian 1: Informasi Umum 1. Identitas Modul Komponen Deskripsi Penyusun HERI PURWANTO Institusi SMK MUHAMMADIYAH 5 KARANGGEDE Tahun Ajaran 2026/2027 Jenjang SMK/MAK Kelas 10 Fase Fase E-F Mata Pelajaran Informatika Topik/Materi Algoritma dan Pemrograman Alokasi Waktu 2 x 45 menit (2 JP) 2. Kompetensi Awal Peserta didik diharapkan telah memiliki kemampuan sebagai berikut: ·          Mengoperasikan komputer/laptop pada tingkat dasar (menyalakan, mematikan, menggunakan keyboard dan mouse) ·          Memahami konsep logika sederhana (urutan, pengulangan, percabangan dalam kehidupan sehari-hari) ·    ...