Langsung ke konten utama

Modul Ajar Informatika Berkomputasi dan Berpikir Komputasional - bab 1

 

Modul Ajar Informatika

Berkomputasi dan Berpikir Komputasional


Bagian 1: Informasi Umum

1. Identitas Modul

Komponen

Deskripsi

Penyusun

HERI PURWANTO

Institusi

SMK MUHAMMADIYAH 5 KARANGGEDE

Tahun Ajaran

2026/2027

Jenjang

SMK/MAK

Kelas

10 (Sepuluh)

Fase

Fase E-F

Mata Pelajaran

Informatika

Topik/Materi

Berkomputasi dan Berpikir Komputasional

Alokasi Waktu

2 x 45 menit (2 JP)

Model Pembelajaran

Project Based Learning (PjBL)

2. Kompetensi Awal

Peserta didik diharapkan telah memiliki kemampuan berikut:

·         Pengetahuan Dasar Komputer: Mampu mengoperasikan perangkat komputer/laptop pada tingkat dasar (menyalakan, mematikan, membuka aplikasi).

·         Logika Sederhana: Mampu memahami dan mengikuti instruksi atau prosedur sederhana dalam kehidupan sehari-hari (misalnya resep masakan, petunjuk permainan).

·         Pemecahan Masalah: Pernah menyelesaikan masalah sederhana secara bertahap, seperti menghitung uang kembalian atau menentukan rute perjalanan.

3. Dimensi Profil Lulusan

Berdasarkan Permendikdasmen No. 10 Tahun 2025, modul ini mengintegrasikan tiga dimensi Profil Lulusan yang relevan dengan konteks SMK dan dunia kerja:

Dimensi Profil Lulusan

Implementasi dalam Pembelajaran (Konteks SMK & Dunia Kerja)

Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan YME

Peserta didik diajak untuk menyadari keteraturan dan sistematika dalam berpikir komputasional sebagai cerminan dari kebesaran Tuhan. Dalam pemecahan masalah, mereka dilatih untuk bersikap jujur (menuliskan algoritma apa adanya) dan teliti (menghindari kesalahan logika yang dapat merugikan perusahaan/klien).

Penalaran Kritis

Peserta didik dilatih untuk tidak menerima solusi secara mentah. Mereka harus mampu menganalisis sebuah masalah kompleks, mempertanyakan asumsi-asumsi yang ada, dan mengevaluasi efisiensi dari algoritma yang mereka buat. Ini relevan dengan kebutuhan industri akan tenaga kerja yang mampu melakukan root cause analysis.

Kreativitas & Kolaborasi

Dalam proyek kelompok, peserta didik didorong untuk menciptakan solusi algoritmik yang inovatif (Kreativitas). Mereka juga harus bekerja sama, membagi tugas (dekomposisi peran), dan mengomunikasikan ide secara efektif (Kolaborasi) — persis seperti tim pengembang di dunia kerja.

4. Sarana dan Prasarana

Jenis

Daftar Spesifik

Alat

Komputer/laptop (1 unit per 2-3 peserta didik), proyektor/LCD, papan tulis whiteboard, spidol.

Bahan

Kertas plano/karton (untuk mind map), spidol warna, sticky notes, lembar kerja (LKPD) cetak.

Media

Slide presentasi (Canva/PPT) tentang pengantar berpikir komputasional, video pendek (3-5 menit) contoh penerapan algoritma di industri logistik/retail.

Sumber Belajar

Buku Informatika SMK/MAK Kelas 10 Kurikulum Merdeka, modul digital (Google Classroom), artikel dari situs edukasi terpercaya (dicoding.com, codingstudio.id).

5. Target Peserta Didik

·         Karakteristik: Peserta didik kelas 10 SMK dengan latar belakang kemampuan akademik dan minat yang beragam. Sebagian mungkin sudah familiar dengan teknologi (gawai), namun belum tentu memahami logika di baliknya.

·         Kebutuhan Diferensiasi:

o    Diferensiasi Konten: Untuk peserta didik yang kesulitan, disediakan infografis sederhana tentang 4 pilar berpikir komputasional. Untuk yang lebih mahir, disediakan studi kasus kompleks (misal: optimasi rute pengiriman barang).

o    Diferensiasi Proses: Kelompok dibentuk secara heterogen. Peserta didik yang lebih cepat dapat menjadi tutor sebaya. Guru memberikan bimbingan lebih intensif pada kelompok yang membutuhkan.

o    Diferensiasi Produk: Hasil proyek dapat disajikan dalam bentuk diagram alir (flowchart), pseudocode, atau presentasi lisan — disesuaikan dengan kekuatan masing-masing peserta didik.


Bagian 2: Komponen Inti

6. Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir fase E-F, peserta didik mampu menerapkan strategi algoritmik standar untuk mengembangkan solusi permasalahan dengan menerapkan prinsip-prinsip berpikir komputasional (dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma) yang dilandasi nilai cinta pada kebenaran dan ketelitian.

7. Tujuan Pembelajaran (TP)

Rumusan ABCD (Audience, Behavior, Condition, Degree):

1.      TP-1: Setelah mengamati tayangan video dan berdiskusi kelompok (C), peserta didik (A) mampu menjelaskan (B) keempat pilar berpikir komputasional (dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, algoritma) dengan bahasa sendiri secara lisan atau tulisan, mencapai ketepatan minimal 80% (D).

2.      TP-2: Dengan diberikan sebuah permasalahan kontekstual sederhana (C), peserta didik (A) mampu menerapkan (B) prinsip dekomposisi dengan memecah masalah tersebut menjadi sub-masalah yang lebih kecil, menghasilkan minimal 3 sub-masalah yang relevan (D).

3.      TP-3: Melalui kegiatan proyek kelompok (C), peserta didik (A) mampu menyusun (B) algoritma berupa flowchart atau pseudocode untuk solusi dari salah satu sub-masalah yang telah diidentifikasi, dengan urutan langkah yang logis dan bebas dari kesalahan sintaks dasar (D).

8. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Tahap

Tujuan Pembelajaran

Aktivitas Kunci

Pertemuan ke-1

TP-1 & TP-2

Eksplorasi konsep, identifikasi masalah, dekomposisi.

Pertemuan ke-2

TP-3

Perancangan algoritma, penyusunan solusi, presentasi.

9. Pemahaman Bermakna

Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik akan memahami bahwa:

·         Berpikir komputasional bukan hanya tentang coding, melainkan cara berpikir terstruktur yang dapat diterapkan untuk menyelesaikan masalah rumit dalam kehidupan sehari-hari maupun di dunia kerja.

·         Memecah masalah besar menjadi bagian kecil (dekomposisi) dan mencari pola (pattern recognition) adalah kunci efisiensi dalam bekerja, baik sebagai programmer, analis sistem, maupun profesi lainnya.

·         Sebuah algoritma yang baik haruslah logis, efisien, dan dapat dijalankan oleh orang lain (atau mesin), sehingga ketelitian dan kejujuran (cinta pada kebenaran) sangat penting.

10. Pertanyaan Pemantik

1.      "Pernahkah kalian menghadapi masalah yang terasa sangat rumit sampai bingung harus mulai dari mana? Apa yang kalian lakukan untuk mengatasinya?" (Menggali pengalaman dekomposisi informal).

2.      "Menurut kalian, bagaimana aplikasi ojek online (seperti Gojek/Grab) bisa menentukan driver mana yang paling dekat dengan kita hanya dalam hitungan detik? Apakah itu terjadi secara kebetulan?" (Menggugah rasa ingin tahu tentang algoritma).

3.      "Jika kalian diminta untuk menjelaskan cara membuat secangkir kopi kepada seorang robot yang tidak tahu apa-apa, langkah apa saja yang harus kalian tuliskan? Mengapa urutan langkah itu penting?" (Mengantar pada konsep algoritma dan ketelitian).


Bagian 3: Kegiatan Pembelajaran

11. Pendahuluan (±15 menit)

Langkah

Aktivitas Guru

Aktivitas Peserta Didik

Salam, Doa, Presensi

Memberi salam, menunjuk salah satu peserta didik memimpin doa, mengecek kehadiran.

Menjawab salam, berdoa, menyebutkan nama saat dipanggil.

Apersepsi

Menunjukkan gambar antrian panjang di kasir supermarket. Bertanya: "Apa masalah dari gambar ini? Ide apa yang bisa kita berikan agar antrian lebih cepat?"

Mengamati gambar, memberikan pendapat (misal: buka kasir baru, sistem self-checkout).

Motivasi

Menceritakan kisah sukses seorang lulusan SMK yang menjadi full-stack developer karena terbiasa berpikir terstruktur.

Mendengarkan dan termotivasi.

Penyampaian Tujuan

Menyampaikan 3 TP yang akan dicapai dan garis besar kegiatan.

Mencatat atau menyimak tujuan pembelajaran.

12. Kegiatan Inti (±60 menit) — Sintaks Project Based Learning (PjBL)

Tahap PjBL

Aktivitas Guru

Aktivitas Peserta Didik

Waktu

1. Pertanyaan Mendasar

Memutarkan video pendek tentang logistik perusahaan pengiriman barang. Memberikan pertanyaan pemantik ke-2 (tentang ojek online). Merumuskan masalah proyek: "Bagaimana cara merancang sistem sederhana untuk menentukan rute terpendek pengiriman 3 paket ke alamat berbeda di sekitar sekolah?"

Menonton video, berdiskusi, dan menyepakati masalah proyek yang akan dipecahkan.

10 menit

2. Mendesain Perencanaan Proyek

Membagi kelas menjadi 6 kelompok heterogen (4-5 orang). Membagikan LKPD. Memandu peserta didik untuk melakukan dekomposisi masalah (TP-2): memecah masalah utama menjadi sub-masalah (1. Mendata alamat, 2. Mengukur jarak, 3. Menentukan urutan, 4. Menyajikan rute).

Duduk dalam kelompok. Berdiskusi untuk mengisi LKPD bagian dekomposisi.

10 menit

3. Menyusun Jadwal

Menyepakati deadline penyelesaian proyek (akhir pertemuan ini). Membagi peran dalam kelompok (ketua, pencatat, presenter, desainer).

Membagi peran dan menyusun timeline singkat pengerjaan.

5 menit

4. Memonitor & Memproses Proyek

Diferensiasi: Berkeliling membimbing setiap kelompok. Memberikan scaffolding pada kelompok yang kesulitan dengan memberikan contoh pola (pattern recognition) dari peta sederhana. Untuk kelompok mahir, dorong untuk memikirkan efisiensi (abstraksi).

TP-3: Setiap kelompok mulai merancang algoritma solusi. Mereka bisa memilih membuat flowchart atau pseudocode untuk salah satu sub-masalah (misal: algoritma menentukan urutan pengiriman).

25 menit

5. Menguji Hasil

Meminta setiap kelompok untuk melakukan simulasi sederhana (role-play) atau uji coba algoritma mereka dengan data dummy.

Melakukan uji coba: satu anggota "menjadi kurir", anggota lain membacakan langkah algoritma.

5 menit

6. Evaluasi & Presentasi

Meminta 2-3 kelompok untuk mempresentasikan hasil (flowchart/pseudocode) dan menjelaskan proses berpikirnya. Memberikan umpan balik konstruktif, menekankan pada cinta pada kebenaran (apakah algoritma sudah benar dan logis?) dan ketelitian (apakah ada langkah yang terlewat?).

Mempresentasikan hasil. Kelompok lain menanggapi dan bertanya.

5 menit

13. Penutup (±15 menit)

Langkah

Aktivitas Guru

Aktivitas Peserta Didik

Refleksi

Memandu refleksi dengan pertanyaan: "Apa hal paling berharga yang kalian dapatkan hari ini?" dan "Kesulitan apa yang masih kalian rasakan?"

Menuliskan refleksi di sticky notes dan menempelkannya di papan.

Asesmen Formatif

Memberikan kuis lisan singkat (3 soal) untuk mengecek pemahaman konsep dekomposisi dan algoritma.

Menjawab pertanyaan guru secara lisan.

Tindak Lanjut

Menginformasikan materi pertemuan selanjutnya (Pengenalan Pola & Abstraksi lebih lanjut). Meminta peserta didik untuk mengamati 1 aktivitas sehari-hari di rumah dan mengidentifikasi pola di dalamnya (tugas mandiri).

Mencatat tugas.

Doa & Salam

Menutup dengan doa dan salam.

Berdoa dan menjawab salam.


Bagian 4: Asesmen

14. Asesmen Diagnostik (Awal Pembelajaran)

Lakukan di awal pertemuan (sebelum pendahuluan) secara lisan atau melalui Google Form singkat.

No

Pertanyaan

Tujuan

1

"Apakah kamu pernah mendengar istilah 'algoritma' sebelumnya? Jika ya, berikan contoh!"

Mengukur pengetahuan awal tentang algoritma.

2

"Menurutmu, apa langkah pertama yang harus dilakukan saat menghadapi masalah yang sangat rumit?"

Mengukur pemahaman awal tentang dekomposisi.

3

"Dari skala 1-5, seberapa percaya diri kamu dalam menjelaskan suatu prosedur secara detail dan urut?"

Mengukur kesiapan afektif (ketelitian).

15. Asesmen Formatif (Selama Proses)

Aspek yang Dinilai

Teknik

Instrumen

Keaktifan & Kolaborasi

Observasi

Lembar observasi partisipasi diskusi dan pembagian peran.

Pemahaman Konsep

Kuis Lisan

3 pertanyaan di akhir sesi (contoh: "Apa yang dimaksud dengan dekomposisi? Beri contoh dari proyek kalian!").

Kualitas Proyek (Proses)

Ceklis LKPD

Kelengkapan pengisian LKPD: dekomposisi, alur algoritma.

16. Asesmen Sumatif (Akhir Pembelajaran)

Instrumen: Soal Uraian Singkat (dikerjakan individu, 10 menit).

Soal:

1.      Dekomposisi (Bobot 30%): Seorang petugas perpustakaan ingin merapikan 100 buku yang berantakan. Uraikan masalah ini menjadi minimal 3 sub-masalah yang lebih kecil agar pekerjaan menjadi lebih terstruktur!

2.      Algoritma (Bobot 50%): Buatlah algoritma dalam bentuk flowchart atau pseudocode untuk proses "Mengirim Pesan Teks" pada aplikasi pesan instan (misal: WhatsApp). Pastikan langkah-langkahnya jelas dan urut!

3.      Refleksi (Bobot 20%): Tuliskan satu contoh penerapan prinsip abstraksi (mengabaikan detail yang tidak penting) dalam kehidupan sehari-hari!

Rubrik Penilaian:

Kriteria

Sangat Baik (4)

Baik (3)

Cukup (2)

Kurang (1)

Dekomposisi

Memecah masalah menjadi >3 sub-masalah yang logis dan relevan.

Memecah menjadi 3 sub-masalah yang logis.

Memecah menjadi 2 sub-masalah.

Hanya 1 sub-masalah atau tidak logis.

Algoritma

Algoritma lengkap, urutan logis, tidak ada langkah terlewat, mudah diikuti.

Algoritma lengkap, urutan logis, ada 1 langkah kurang tepat.

Algoritma kurang lengkap, ada beberapa langkah tidak logis.

Algoritma tidak jelas, banyak langkah salah.

Refleksi Abstraksi

Contoh sangat relevan dan penjelasan tepat.

Contoh relevan, penjelasan cukup.

Contoh kurang relevan.

Tidak menjawab atau jawaban salah.

Konversi Nilai:

·         A (Sangat Baik): 86-100

·         B (Baik): 71-85

·         C (Cukup): 56-70

·         D (Kurang): <55


Bagian 5: Lampiran

17. Pengayaan dan Remedial

Jenis

Kegiatan Spesifik

Pengayaan (untuk peserta didik yang telah mencapai >85)

Mempelajari konsep algoritma sorting sederhana (bubble sort) secara mandiri melalui video tutorial. Membuat program sederhana menggunakan aplikasi block programming (Scratch/Blockly) untuk mensimulasikan algoritma yang telah dibuat.

Remedial (untuk peserta didik yang belum mencapai 70)

Bimbingan khusus oleh guru/tutor sebaya. Fokus pada pemahaman dekomposisi dengan contoh yang lebih konkret (misal: langkah menyikat gigi). Ulang pembuatan algoritma untuk kasus yang lebih sederhana (resep membuat teh manis). Diberikan lembar kerja yang lebih terstruktur dengan panduan langkah demi langkah.

18. Refleksi Guru

Gunakan pertanyaan-pertanyaan berikut untuk melakukan refleksi setelah pembelajaran:

1.      Apakah pertanyaan pemantik yang saya berikan berhasil membangkitkan rasa ingin tahu peserta didik?

2.      Bagaimana tingkat partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok? Apakah ada peserta didik yang cenderung pasif? Apa yang bisa saya lakukan untuk melibatkan mereka?

3.      Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap PjBL sudah sesuai? Tahap mana yang terasa terburu-buru atau terlalu lama?

4.      Apakah instruksi pada LKPD sudah cukup jelas bagi peserta didik? Adakah bagian yang membingungkan?

5.      Apakah strategi diferensiasi yang saya terapkan sudah efektif? Bagaimana respons dari peserta didik dengan kemampuan berbeda?

6.      Nilai Profil Lulusan mana yang paling terlihat muncul dalam diri peserta didik hari ini? Aspek apa yang perlu diperkuat pada pertemuan selanjutnya?

19. Lembar Kerja / Bahan Ajar (Ringkasan)

LKPD – Proyek Berpikir Komputasional

Nama Kelompok: _____________ Kelas: _____________

Masalah Proyek: Merancang rute terpendek untuk mengirimkan 3 paket ke alamat berbeda di sekitar sekolah.

Langkah 1: Dekomposisi (Pecah Masalah) Tuliskan sub-masalah yang harus diselesaikan!

1.       


·          


·          


Langkah 2: Pilih Satu Sub-Masalah & Buat Algoritma Sub-masalah yang dipilih: _________________________________ Buatlah algoritmanya dalam bentuk flowchart atau pseudocode di bawah ini!

(Kotak kosong untuk gambar flowchart atau baris untuk pseudocode)

20. Glosarium

Istilah

Definisi

Algoritma

Serangkaian langkah-langkah terstruktur dan terbatas yang digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah.

Dekomposisi

Teknik memecah masalah yang kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola.

Pengenalan Pola (Pattern Recognition)

Kemampuan untuk melihat kesamaan atau keteraturan (pola) dalam data atau masalah.

Abstraksi

Proses menyaring informasi, hanya mengambil detail yang relevan dan mengabaikan detail yang tidak penting untuk menyelesaikan masalah.

Berpikir Komputasional

Cara berpikir untuk menyelesaikan masalah dengan menerapkan konsep dan teknik yang digunakan dalam ilmu komputer.

Flowchart

Diagram yang merepresentasikan langkah-langkah suatu algoritma menggunakan simbol-simbol tertentu.

Pseudocode

Cara menulis algoritma menggunakan bahasa yang mirip dengan bahasa pemrograman, namun lebih sederhana dan mudah dipahami manusia.

21. Daftar Pustaka

1.      Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Buku Panduan Guru Informatika untuk SMK/MAK Kelas X. Jakarta: Kemendikbudristek.

2.      Wing, J. M. (2006). Computational Thinking. Communications of the ACM, 49(3), 33-35. (Artikel seminal tentang berpikir komputasional).

3.      Grover, S., & Pea, R. (2013). Computational Thinking in K–12: A Review of the State of the Field. Educational Researcher, 42(1), 38-43. (Sumber referensi pedagogis).

4.      Modul Digital "Belajar Dasar Pemrograman" – Dicoding Indonesia. (2023). Tersedia di: https://www.dicoding.com/ (Sumber belajar online untuk pengayaan).

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERKOMPUTASI DAN BERPIKIR KOMPUTASIONAL - bab 1

  LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERKOMPUTASI DAN BERPIKIR KOMPUTASIONAL Identitas Judul LKPD Berkomputasi dan Berpikir Komputasional Mapel Informatika Kelas/Semester X / Ganjil Fase E-F Nama Siswa No. Absen Tanggal Kompetensi & Tujuan Pembelajaran Capaian Pembelajaran (CP) Pada akhir fase E-F, peserta didik mampu menerapkan strategi algoritmik standar untuk mengembangkan solusi permasalahan dengan menerapkan prinsip-prinsip berpikir komputasional (dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma) yang dilandasi nilai cinta pada kebenaran dan ketelitian. Tujuan Pembelajaran (Format ABCD) Audience Behavior Condition Degree Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menerapkan dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi...

Program Tahunan (Prota) - Informatika SMK

  Program Tahunan (Prota) Identitas Komponen Detail Mata Pelajaran Informatika Jenjang SMK/MAK Kelas 10 Fase Fase E-F Tahun Ajaran 2026/2027 Semester Ganjil dan Genap Nama Guru HERI PURWANTO Sekolah SMK MUHAMMADIYAH 5 KARANGGEDE Capaian Pembelajaran (CP) Informatika Fase E-F Pada akhir Fase E-F, peserta didik mampu: 1.       Berkomputasi dan Berpikir Komputasional — Menerapkan strategi algoritmik standar untuk mengembangkan solusi permasalahan dengan menerapkan prinsip-prinsip berpikir komputasional (dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma) yang dilandasi nilai cinta pada kebenaran dan ketelitian. 2.       Teknologi Informasi dan Komunikasi — Memahami dan menggunakan perangkat keras, perangkat lunak, serta ja...

MODUL AJAR INFORMATIKA ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN - bab 6

  MODUL AJAR INFORMATIKA ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN Bagian 1: Informasi Umum 1. Identitas Modul Komponen Deskripsi Penyusun HERI PURWANTO Institusi SMK MUHAMMADIYAH 5 KARANGGEDE Tahun Ajaran 2026/2027 Jenjang SMK/MAK Kelas 10 Fase Fase E-F Mata Pelajaran Informatika Topik/Materi Algoritma dan Pemrograman Alokasi Waktu 2 x 45 menit (2 JP) 2. Kompetensi Awal Peserta didik diharapkan telah memiliki kemampuan sebagai berikut: ·          Mengoperasikan komputer/laptop pada tingkat dasar (menyalakan, mematikan, menggunakan keyboard dan mouse) ·          Memahami konsep logika sederhana (urutan, pengulangan, percabangan dalam kehidupan sehari-hari) ·    ...